1. HOME
  2. »
  3. BERITA

Mengenal olahan ikan pepija khas Tarakan

28 November 2016 14:25
news/2016/11/28/108315/mengenal-olahan-ikan-pepija-khas-tarakan-161128t.jpg

Tarakantourism.merdeka.com - Kota Tarakan yang secara geografis dikelilingi oleh laut, membuat masyarakat yang bermukim di wilayah pesisir banyak menggantungkan hidup dari hasil laut.

Salah satu hasil laut yang menjadi primadona untuk diburu oleh para nelayan Tarakan adalah ikan nomey atau biasa disebut ikan tipis pepija oleh warga. Ikan ini biasanya diperoleh nelayan dengan cara penangkapan yang masih tradisional.

Dalam sekali melaut, para nelayan biasanya melakukan penangkapan hingga 4 kali dan memperoleh ikan pepija sebanyak 50 kg. Suriyana, salah satu pelaku sentra pengolahan ikan pepija yang berada di Kelurahan Laut ini mengatakan, waktu untuk melakukan penangkapan ikan dilaut biasanya dilakukan pada pukul 06.00 Wita pagi.

Ikan pepija yang sudah melalui proses pembersihan dan dikeringkan, langsung diolah dengan cara digoreng. Selain menjadi konsumsi favorit bagi warga Tarakan, olahan ikan tipis pepija ini juga menjadi salah satu oleh-oleh khas jika berkunjung ke bumi paguntaka.

"Ikan yang baru datang dari hasil tangkapan, dicuci terlebih dahulu. Setelah itu kepala ikannya dipotong, lalu badannya dibelah menjadi dua untuk dicuci kembali sampai bersih. Ikan yang sudah bersih dimasukkan ke dalam peti," urai Suriyana.

Setelah satu hari disimpan di dalam peti, ikan lantas dijemur hingga kering dibawah sinar matahari langsung. Jika cuaca sedang terik, waktu penjemuran hanya dilakukan selama satu hari.

Usai dijemur, ikan sudah siap dijual kepada para pengepul untuk diolah kembali menjadi produk yang siap dikonsumsi. Tidak sulit untuk menemukan olahan makanan yang satu ini. Jika anda berkunjung ke Tarakan, ikan tipis pepija yang siap konsumsi bisa diperoleh di beberapa sentra penjualan oleh-oleh khas Tarakan.

KOMENTAR ANDA